<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423</id><updated>2011-04-21T12:33:43.949-07:00</updated><title type='text'>tamy28ajah</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423.post-4560028782436666831</id><published>2008-05-05T19:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T19:12:49.055-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB--RwIZPnI/AAAAAAAAAAs/qySlhjatGkk/s1600-h/phpThumb_generated_thumbnail.jpeg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB--RwIZPnI/AAAAAAAAAAs/qySlhjatGkk/s320/phpThumb_generated_thumbnail.jpeg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197081707196006002" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;SANG PEMIMPI&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Ini adalah buku kedua dari tetraloginya Andrea Hirata. Ending yang sangat  mengesankan, hmm.. aku suka. Alurnya bagus, menarik. Tema cerita yang sederhana  tapi terbungkus kalimat-kalimat yang wow penuh makna. Tapi sayangnya ini kurang  ada sinergi dengan buku pertama, yang namanya tetralogi kan ada 4 buku, harusnya  seh ada kesinambungan yang bagus. Memang, Laskar Pelangi masih sedikit  disebut-sebut, tapi belum mewakili kesinambungan yang bagus. Berhubung sudah  terbuai sosok Arai, Ikal dan Jimbron. So finally ga masalh lah. PAsti novelnya  sangat berkesan dan begitu menggugah.&lt;span id="more-111"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“3 Seorang pemimpi. Setelah tamat SMP, melanjutkan ke SMA Bukan Maen.  Disinilah perjuangan dan mimpi ketiga pemberani ini dimulai. Ikal, salah satu  dari anggota Laskar Pelangi, Arai, saudara sepupu Arai yang sudah yatim piatus  ejak SD dan tinggal di ruamh Ikal, sudah dianggap seperti anak sendiri oleh Ayah  danIbu Ikal. Dan Jimbron, anak angkat seorang pendeta karena yatim piatu juga  sejak kecil. Namun pendeta yang sangat baik dan tidak memaksakan keyakinan  Jimbron, malah mengantarkan Jimbron menjadi muslim yang taat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arai dan Ikal begitu pintar dalam sekolahnya, sednagkan Jimbron, si penggemar  kuda ini biasa-biasa aja. Malah menduduki rangking 78 dari 160 siswa. Sedangkan  Ikal dan Arrai selalu menjadi 5 3 besar. Mimpi mereka sangat tinggi, karena bagi  Arrai, orang susah seperti mereka tidak akan berguna tanpa mimpi-mimpi. Mereka  berdua mempunyai mimpi yang tinggi yaitu melanjutkan study ke SArbonne Perancis.  Mereka terpukau dengan cerita Pak Beia, guru seninya, yang selalu meyebut-nyebut  indahnya kota itu. Kerja keras, menjadi kuli ngambat mulai pukul 2 pagi sampai  jam 7 dan dilanjutkan dengan sekolah, itulah perjuangan ketiga pemuda itu.  Mati-matian menabundemi mewujudkan impiannya. Ya, meskipun kalau dilogika,  tabungan mereka tidak akan cukup untuk samapi kesana. Tapi jiwa optimisme Arai  tak terbantahkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah selesai SMA, Ari dan Ikal merantai ke Jawa, Bogor tepatnya. Sedangkan  Jombron lebih emmilih untuk menjadi pekerja di ternak kuda di Belitong. Jimbron  menghadiahkan kedua celengan kudanya yang berisi tabungannya selama ini kepada  Ikal dan Arai. Dia yakin kalau Arai dan Ikal spai di Perancis, maka jiwa  Jimbronpun akan selalu ebrsama mereka. Berbula-bulan terkatung0katung di Bogor,  mencari pekerjaan untuk bertahan hidup susahnya minta ampun. Akhirnya setelah  banyak pekerjaan tidak bersahabat ditempuh, Ikal ketrima menjadi tukang sortir  (tukang Pos), dan Arai memutuskan untuk merantau ke kAlimantanTahun berikutnya,  Ikal memutuskan untuk kuliah di Ekonomi UI. DAn setelah lulus, ada lowongan  untuk mendapatkan biasiswa S2 ke Eropa. Beribu-ribu pesaing berhasil ia  singkirkan dan akhrinya sampailah pada pertandingan untuk memperebutkan 15  besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat wawancara tiba, tidak disangka, profesor pengujia begitu terpukau dengan  proposal riset yang diajukan Ikal, meskipun ahanya berlatar belakang sarjana  Ekonomi yang amsih bekerja sebagai Tukang Sortir, tulsiannya begitu hebat.  Akhirnya setelah wawancara selai, siap yang menyangka. KEjutan yang luar biasa.  Warai pun ikut dalam wawancara itu. Bertahun-tahun tanpa kabar berita, akhirnya  mereka berdua dipertemukan dalams uatu forum yang begitu indah dan terhormat.  Begitulah Arai, selalu penuh dengan kejutan. Semua ini sudha direncanaknnya  bertahun-thaun. TErnyata dia kuliah di Universitas Mulawarman dan mengambil  jurusan Bilogi. Tidak kalah dengan Ikal, proposal Risetnya juga begitu luar  biasa dan berbakat untuk menghasilkan teori baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya sampai juga mereka pulang kampung ke BElitong. Dan ketika ada surat  datang, merka berdebar-debar membuka isinya. PEngumuman peberima Beasiswa ke  Eropa. Arai begitu sedih karena dia sangat merindukan kedua orang tuanya. Sangat  ingin emmbuka kabar tu bersama orang yang sanagt dia rikan. Kegelisahan dimulai.  Tidak kuasa mengetahui isi dari surat itu. Akhirnya Ikal ketrima di Perhuruan  tinggi, Sarbone PErnacis. Setelah perlahan mencocokkan dengan surat Arai,  Subhannallah, inilah jawaban dari mimpi2 mereka. Kedua sang pemimpi ini diterima  di Universitas yang sama. Tapi ini bukan akhir dari segalanya. Disinilah  perjuanagan dari mimpi itu dimulai, dan siap melahirkan anak-anak mimpi  berikutnya.&lt;/p&gt; Waw, seru banget deh bacanya.aasampe terharu dan pengen netesi air mata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6950479409381049423-4560028782436666831?l=tamy28ajah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/4560028782436666831/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6950479409381049423&amp;postID=4560028782436666831' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/4560028782436666831'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/4560028782436666831'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/2008/05/sang-pemimpi-ini-adalah-buku-kedua-dari.html' title=''/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp1.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB--RwIZPnI/AAAAAAAAAAs/qySlhjatGkk/s72-c/phpThumb_generated_thumbnail.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423.post-5599416547393285180</id><published>2008-05-05T18:57:00.000-07:00</published><updated>2008-05-05T19:08:46.211-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-9gAIZPmI/AAAAAAAAAAk/059KsTVDgFw/s1600-h/73ea851e9c7ce1960b0afb629026b985.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 150px; height: 216px;" src="http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-9gAIZPmI/AAAAAAAAAAk/059KsTVDgFw/s320/73ea851e9c7ce1960b0afb629026b985.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197080852497514082" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table style="width: 100%;" border="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;" rowspan="4" valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;       &lt;h1&gt;SALMA: Novel tentang Cinta Terlarang, Kehormatan, dan Pengasinga      &lt;/h1&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr&gt;     &lt;td align="left" valign="top" width="33%"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td valign="top"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;   &lt;tr style="font-style: italic;"&gt;     &lt;td colspan="2"&gt;       &lt;hr /&gt;        &lt;address&gt;Judul                            : SALMA  (Novel tentang Cinta Terlarang, Kehormatan, dan        Pengasingan)&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Penulis                         : Fadia Faqir&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Kategori serial       :        AlvabetSastra&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Penerjemah                  : Arfan Achyar&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Editor                           : Aisyah&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Ukuran                         : 12,5 x 20 cm&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Tebal                            : 320 halaman&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;ISBN                            : 978-979-3064-52-9&lt;/address&gt;       &lt;address&gt;Harga                           : Rp. 39.900,-&lt;/address&gt;       &lt;p align="center"&gt; ***&lt;/p&gt;“Pembaca akan tersentak oleh kehidupan Salma        yang terus bergerak menuju klimaks. Sangat dianjurkan untuk dijadikan        koleksi sastra.”—Andrea Kempf, Library Journal        &lt;p&gt;“Tulisan yang sangat indah, penuh humor dan wawasan sosial…”—Leila        Aboulela, penulis The Minaret&lt;/p&gt;“Kemampuan menulis yang mengendap dalam        diri Fadia Faqir terpancar jelas dalam keseluruhan isi novel ini.”—Sally        Bland, The Jordan Times        &lt;p&gt;“Faqir menguraikan isu-isu tentang kesadaran ganda di era        post-kolonial. Buku ini adalah karya investigasi atas pengalaman        lintas-kultural dari seorang Levant.”—Yousef M.I. Awad,        www.amazon.co.uk&lt;/p&gt;       &lt;p&gt; “Salma adalah tokoh yang tak terlupakan, hangat dan penuh kasih        sayang… Setelah tuntas membaca novel ini, aku merindukannya.”—Maggie Gee,        penulis The White Family, nominator Orange Prize&lt;/p&gt;“Dengan mahir Faqir        menjalin setiap helai benang kehidupan Salma, dan mengikuti lika-likunya        yang penuh derita menuju tempat suaka, menuju pribadi dan kehidupan        dewasanya.”—Publishers Weekly        &lt;p&gt;“Sebuah kisah luar biasa dan teramat indah tentang tradisi represif        yang masih berlaku hingga kini.”—Deborah Donovan, Booklist&lt;/p&gt;“Sebuah        kisah pilu yang dituturkan dengan iba dan kehalusan rasa. Setiap halaman        adalah masa lalu yang mengejar ketinggalan dari masa kini saat tak ada        akhir bagi tragedi.”—Farzana Hassan, penulis Islam,Women, and the        Challenges of Today        &lt;p align="center"&gt;*** &lt;/p&gt;       &lt;p&gt;Lantaran hamil di luar nikah, Salma didakwa melanggar adat Badui di        desanya di Levant, sebuah kawasan luas di Timur Tengah. Demi memulihkan        kehormatan Badui, dia lalu dijatuhi hukuman mati. Selama sekian tahun,        Salma ditahan di penjara dan terpisah dari bayinya. Hingga suatu saat,        sebuah kesempatan memuluskan usahanya kabur hingga ke Inggris.&lt;/p&gt;Di        negeri Ratu Elizabeth itu, Salma berusaha bertahan hidup sebagai imigran.        Meski akhirnya ia hidup tenang bersama seorang lelaki Inggris yang jadi        pelabuhan cintanya, tetapi jauh di lubuk kalbunya, tangisan bayi        perempuannya terus menggema. Tak kuasa menahan perasaannya, Salma pun        memilih kembali ke desa untuk menemui putrinya, sebuah keputusan yang akan        merubah segalanya.        &lt;p&gt;Perjalanan Salma hengkang dari kampungnya di Levant menuju        Inggris—melewati biara di Lebanon, singgah di pusat penahanan Inggris,        mukim di markas Quaker di Branscombe, mondok di asrama pencari suaka di        Exeter—hingga kembali lagi ke desanya sarat dengan ketakutan dan        keterasingan, juga kelucuan. Pengembaraan itu dilukiskan Fadia Faqir bagai        kehidupan orang buangan yang tak menentu dan penuh ketersiksaan.        Menariknya, Faqir juga merekam perjumpaan lintas kultural yang memantul        dari pengalaman Salma di pengasingan.&lt;/p&gt;       &lt;p align="center"&gt;***&lt;/p&gt;Fadia Faqir adalah seorang cendekiawan independen        dan pembela HAM, terutama hak kaum perempuan di dunia Arab. Ia termasuk        Dewan Pengurus Al-Raida, jurnal perempuan terbitan Lebanese American        University, Beirut. Pada 1990, penulis Jordania yang mukim di Inggris ini        menyabet gelar doktor di bidang Penulisan Kreatif dan Kritis dari        UniversityEast Anglia, Inggris. Karyanya, Pillars of Salt edisi Danish        (Bahasa Skandinavia), menempati posisi runner up pada ALOA Literary Award        2001.   &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6950479409381049423-5599416547393285180?l=tamy28ajah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/5599416547393285180/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6950479409381049423&amp;postID=5599416547393285180' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/5599416547393285180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/5599416547393285180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/2008/05/salma-novel-tentang-cinta-terlarang.html' title=''/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-9gAIZPmI/AAAAAAAAAAk/059KsTVDgFw/s72-c/73ea851e9c7ce1960b0afb629026b985.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423.post-2445346604068920223</id><published>2008-05-05T18:47:00.000-07:00</published><updated>2008-05-07T20:52:18.304-07:00</updated><title type='text'>Cantik itu Luka</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-5uAIZPjI/AAAAAAAAAAM/RrGQN_5H0W8/s1600-h/cil.jpg"&gt;&lt;img src="http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-5uAIZPjI/AAAAAAAAAAM/RrGQN_5H0W8/s320/cil.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5197076694969171506" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt;Cantik itu  Luka&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Gramedia Pustaka Utama&lt;/em&gt;, 2004&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Penerbit  Jendela&lt;/em&gt;, 2002&lt;p&gt;Eka Kurniawan, tampaknya sungguh-sungguh ingin menjadi seorang sastrawan.  Setelah menerbitkan kumpulan cerpen dalam antologi &lt;em&gt;Corat-coret di  Toilet&lt;/em&gt; (1999), alumnus Fakultas Filsafat UGM ini tampaknya tak mau kepalang  tanggung dengan merilis sebuah novel. Meski namanya belum begitu “terdengar”  dalam belantara sastra, namun novel &lt;em&gt;Cantik Itu Luka&lt;/em&gt; ini, begitu  diluncurkan ke pasaran, tak berlebihan kalau membuat kalangan sastra sempat  tercengang, kagum, dan bahkan hampir tak percaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana tidak?  Novel &lt;em&gt;Cantik Itu Luka&lt;/em&gt; dengan tebal 517 halaman bisa dikatakan telah  mencatat rekor baru dalam sejarah perjalanan novel Indonesia sebagai novel  paling tebal yang dihasilkan sebagai karya perdana. Selain itu, lewat novel ini  pengarang juga telah melakukan inovasi baru berkaitan dengan model estetika  serta gaya penceritaan sebagai satu bentuk pemberontakan atas mainstream umum.  Meski tak dipungkiri masih tampak kuatnya pengaruh dari realisme sosialis yang  dikembangkan Pramoedya –sosok yang dikagumi dan sempat diangkat pengarang untuk  sebuah skripsinya; &lt;em&gt;Realisme Sosialis Pramoedya Ananta Toer, Suatu Tinjauan  Filsafat Seni&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti cerita yang dikembangkan  dalam &lt;em&gt;Corat-coret di Toilet&lt;/em&gt;, novel ini tak kehilangan gaya khas Eka  Kurniawan yang lugas, lancar dan terkadang dengan sense of humor yang tinggi.  Bahkan, dengan cukup realis, pembaca dibawa memasuki sejarah bangsa dengan  berbagai peristiwa penting yang pernah terjadi, sebuah potret buram sejarah  Indonesia dari masa kolonialisme Jepang hingga pemberontakan PKI.&lt;/p&gt; &lt;div class="sidenote"&gt; &lt;center&gt;&lt;img alt="" src="file:/F:/Kisah%20Si%20Cantik_files/cil.jpg" /&gt;&lt;/center&gt;Lewat novel ini, Eka dengan cukup cerdas dan cerdik mengisahkan nasib anak  manusia dalam gelombang sejarah bangsa. Ia telah menjadi korban kekuasaan dan  kutukan karma. Lebih dari itu, lewat tokoh-tokohnya, ia juga mencecapkan  renungan filosofis yang disematkan pada absurditas kecantikan yang bertengger di  wajah perempuan. Tetapi dengan nada ironis, pengarang memaknai kecantikan tak  lebih sebagai keindahan sekaligus keburukan (luka).&lt;/div&gt;  &lt;p&gt;Novel ini mengisahkan seorang perempuan cantik keturunan Belanda bernama Dewi  Ayu. Akibat kekejaman kolonialis Jepang, ia ditawan dan dijadikan pelacur. Tak  ayal, kemenangan Jepang atas Belanda telah mengubah nasibnya menjadi amat  tragis. Begitu usianya menginjak delapan belas tahun dan kemolekan tubuhnya  telah merangsang libido tentara-tentara Jepang, jadilah ia “menu daging segar  yang renyah untuk ditiduri”. Di kamp tentara Jepang itu, setidaknya ia telah  jadi saksi adanya tindakan biadab tentara Jepang terhadap kaum perempuan. Ia  baru bebas ketika Indonesia merdeka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski sudah merdeka, kehidupan buram yang dilakoninya sebagai pelacur  ternyata tak juga urung diakhiri. Ia masih melanjutkan kariernya sebagai penjaja  tubuh di kota kelahirannya, Halimunda. Bahkan, berkat kecantikannya yang tak  tertandingi, ia jadi pelacur idola yang diburu setiap lelaki hidung belang.  Selama bertahun-tahun, karier itu dijalaninya hingga ia punya tiga anak gadis.  Semua berwajah cantik. Akan tetapi, kecantikan ketiga anak itu tak ubahnya  sebuah pisau bermata ganda. Pada satu sisi merupakan anugerah, pada sisi yang  lain kehadiran tiga gadis cantik itu sebuah petaka. Sehingga, akibat kutukan dan  dosa yang ditanggung Dewi Ayu, ketiga anaknya jadi janda semua. Suami-suami  mereka mati mengenaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, tatkala ia mengandung anaknya yang keempat, ia berharap anak itu  akan lahir buruk rupa. Tapi, anehnya, ia malah menamai anak keempatnya itu  dengan si Cantik. Dia juga bersyukur karena banyak orang mencemooh kondisi  anaknya yang wajahnya mirip monster itu. Karena dengan cemoohan itu diharapkan  bisa menghilangkan kutukan yang diterimanya selama ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski buruk muka, si Cantik justru dicintai Krisan, yang tak lain  keponakannya sendiri. Bagi Krisan –yang pernah patah hati–, cantik itu ternyata  tak lebih sebuah luka. Sehingga tak ada bedanya mencintai si buruk atau si  cantik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Membaca novel ini, kita dibawa ke mana-mana. Hampir semua peristiwa yang  dikisahkan ibarat sebuah kaca prisma, yang membiaskan semuanya bisa saling  bertabrakan. Itu tak lain karena pengarang kurang cermat dan seolah-olah mau  bercerita dengan kemauannya sendiri tanpa mempertimbangkan logika dan fakta  sejarah. Tak heran, absurditas yang tak masuk akal seperti dijungkirbalikkan  dalam kerangka estetika yang asal comot. Sehingga membuat pembaca  bertanya-tanya. Misalnya tentang kebangkitan Dewi Ayu yang telah mati selama dua  puluh satu tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati demikian, novel yang coba mengangkat setting sejarah kota Halimunda  ini dengan rentetan peristiwa penting bangsa, tetap layak untuk mendapatkan  apresiasi. Meski di dalamnya Eka juga mengumbar kata-kata jorok, setidaknya  karya pertamanya yang cukup tebal dan membuat pembaca bisa lelah memelototi  huruf-huruf yang kecil –dicetak dengan ukuran 10 karakter–, tampaknya masih  memiliki kekuatan pada percikan pemikiran filosofis yang hendak dicecapkan pada  pembaca, yakni absurditas sebuah kecantikan.&lt;/p&gt;&lt;div class="sidenote"&gt; &lt;center&gt;&lt;img alt="" src="file:/F:/Kisah%20Si%20Cantik_files/cil.jpg" /&gt;&lt;/center&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6950479409381049423-2445346604068920223?l=tamy28ajah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/2445346604068920223/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6950479409381049423&amp;postID=2445346604068920223' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/2445346604068920223'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/2445346604068920223'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/2008/05/cantik-itu-luka.html' title='Cantik itu Luka'/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp2.blogger.com/_UfKJbTVdCfA/SB-5uAIZPjI/AAAAAAAAAAM/RrGQN_5H0W8/s72-c/cil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423.post-2761681555516749068</id><published>2008-02-21T01:55:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T02:06:13.994-08:00</updated><title type='text'>Breakfast</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;swEetheArd,, i coOked up tHis spEcial breakfAst juSt for yoU with waRm thouGht,,,&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;swEet smiLe aNd seAsoned wiTh my wishes " Hope you hAve a gReat day" &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#ff0000;"&gt;&lt;strong&gt;gOOd morNing!!! havE a nicE dAy...,,,, &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6950479409381049423-2761681555516749068?l=tamy28ajah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/2761681555516749068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6950479409381049423&amp;postID=2761681555516749068' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/2761681555516749068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/2761681555516749068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/2008/02/breakfast.html' title='Breakfast'/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6950479409381049423.post-5967807227881176141</id><published>2008-02-21T01:38:00.000-08:00</published><updated>2008-02-21T01:55:08.678-08:00</updated><title type='text'>my_valentine's Day</title><content type='html'>&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;wiTh lovE u Never feel aLonE....or lefT empTy,,&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;thEre iS alwAys the waRmth of tRanquiLity aNd welL-bEing.....&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;So, pleAse...takE my tRue love juSt foR   u &lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;ROSE Is excLusiueLy 4 a nice peRson Like you ,,&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;&lt;span style="color:#009900;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;fRom an evEn niceR person likE me......&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6950479409381049423-5967807227881176141?l=tamy28ajah.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/feeds/5967807227881176141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6950479409381049423&amp;postID=5967807227881176141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/5967807227881176141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6950479409381049423/posts/default/5967807227881176141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tamy28ajah.blogspot.com/2008/02/myvalentines-day.html' title='my_valentine&apos;s Day'/><author><name>tamykc25nov.blogspot.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15733871879787820370</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
